PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA (PBSI)

Prodi PBSI Paparkan Keunggulan dalam Talkshow di Rasika FM

UNGARAN - Program Studi (Prodi)Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muria Kudus (UMK) dan staf Lembaga Informasi dan Komunikasi (Linfokom), berkesempatan mengisi talkshow di salah satu radio swasta terkemuka di Jawa Tengah,Rasika.

Tiga dosen Prodi PBSI menjadi narasumber “Talk Show Bersama Prodi PBSI UMK” di 105,6 FM Rasika yang berada di Jl. Semangka, Ungaran Baratyang dilaksanakan pada Rabulalu (15/6/2016), yaitu Mila RoysaS.Pd.M.Pd., RistiyaniM.Pd.dan M. Noor AhsinM.Pd. Adapun Linfokom diwakili Dewi YulianaSE.

Dipandu presenter muda Rasika, AndienAssyifa, talkshow yang mengudara pada 13.00-14.00 dengan coveragearea meliputi Kabupaten Semarang, Kota Semarang, Kendal, Demak, Purwodadi, Pati, Kudus, Jepara, dan Rembang, itu berlangsung dengan santaidan gayeng.

Kepala Prodi PBSI, Mila Roysa, pada kesempatan itu menyampaikan visi misiserta tujuan Prodi PBSI dan profil UMK secara umum. “Universitas Muria Kudus(UMK),secara geografisterletak di Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kudus,”ujarnya.

Mila menambahkan, sebagai Prodi baru, Prodi PBSI UMK tentu akan fokus untuk pengembangan Prodi. Kata Ibu Risti.“Untuk kawan Rasika, khususnya yang baru lulus SMA, terus galau mau kuliah di mana, bisa mendaftar di Prodi PBSI UMK,’’ katanya diamini Ristiyani.

Antusiasme masyarakat terhadap talkshow yang menghadirkan Prodi PBSI UMK itu pun mendapatkan sambutan positif masyarakat. Itu dibuktikan dengan adanya penanya, baik yang berasal dari Kudus sendiri maupun kota lain seperti Kabupaten Demak.

Ristiyanimenuturkan, selain para dosen profesional, Prodi PBSI UMK juga menawarkan berbagai kegiatan penunjang bagi para mahasiswa, antara lain teater, jurnalistik, kepewaraan, MCdan debat.

‘’Prodi PBSI UMK memiliki kerja besar mencetak guru Bahasa Indonesia yang unggul di sekolah, menjadi peneliti, pengembang serta pelestasi bahasa dan sastra Indonesia berbasis kearifan lokal, dan menjadi pengajar Bahasa Indonesia untuk penutur asing (BIPA),’’ ungkapnya.

Untuk itu, lanjut Ristiyani sebagaimana dibenarkan Ahsin, program magang bagi mahasiswa juga telah dirancang sedemikian rupa, untuk menyiapkan skill mahasiswa, baik di Radio seperti Rasika FM Ungaran dan berbagai media lain baik cetak, online, maupun elektronik. (Muhammad NA)