Kudus- BEM Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan adakan lomba dengan tema “Rise and Shine” pada tanggal 11-12 Desember 2021. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja yang dilaksanakan oleh BEM FKIP. Ada empat perlombaan yang ada di dalam kegiatan tersebut, yaitu mobile legend, orasi, debat, dan futsal.

Peserta lomba adalah seluruh mahasiswa FKIP. Perlombaan berjalan dengan lancar dan meriah. Pengumuman pemenang dilaksanakan pada tanggal 12 Desember 2021 (siang). Pada perlombaan yang diselenggarakan oleh BEM FKIP ini mahasiswa PBSI berhasil memenangkan dua perlombaan. Perlombaan pertama adalah Orasi dengan tema “Kekerasan Seksual di Lingkungan Kampus” yang berhasil memperoleh juara pertama dan membawa piala serta sertifikat sebagai hadiah. Perlombaan kedua yang dimenangkan adalah debat dengan perolehan juara dua.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan menambah kekompakan dan mengembangkan skill mahasiswa FKIP terutama dalam bidang yang dilombakan. Mahasiswa program studi PBSI selalu ikut serta pada tiap perlombaan dan eksis dalam meningkatkan minat mahasiswa.

Previous Next

Kudus- Prodi PBSI Universitas Muria Kudus melakukan kunjungan ke prodi PBSI Universitas Pendidikan Indonesia dalam rangka Kuliah Kerja Lapangan (KKL) tahun 2021. KKL di UPI Bandung ini dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas mahasiswa PBSI agar semakin unggul dan bapak ibu dosen bisa melakukan kerjasama terkait dengan Tri Dharma berupa pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ada banyak kegiatan yang dilakukan selama KKL berlangsung, dimulai dari seminar nasional di UPI Bandung, diskusi dosen PBSI UMK dengan UPI, diskusi mahasiswa HIMA PBSI UMK dengan UPI, dan ditutup dengan eksplor lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung. Pada kegiatan seminar nasional dihadirkan tiga pemateri, yaitu  Dr. H. Khaerudin K. selaku Kaprodi PBSI FPBS Universitas Pendidikan Indonesia dengan materinya yang berjudul “Menjadi Guru Profesional”, Dr. Isah Cahyani, M.Pd. dengan materinya yang berjudul “Pendidikan Humanis pada Era Digital”, dan bapak M. Noor Ahsin, M.Pd. selaku dosen PBSI UMK dengan materinya yang sangat menarik yaitu “ Tantangan dan Peluang Prodi PBSI terhadap Prospek Dunia Kerja dan Wirausaha Literasi”.

Semua yang dilakukan dalam proses seminar nasional ini adalah untuk menggali hal-hal yang dapat meningkatkan kerja sama yang baik dari prodi PBSI UMK dan PBSI UPI. Harapannya kerja sama ini akan menjadi lebih terorganisir, baik mengenai prosesnya dibidang tri dharma seperti revewer jurnal, narasumber pada kegiatan seminar nasional atau pada bidang HISKI yang mana bisa saling berkolaborasi untuk melakukan pertukaran atau menjadi narasumber pada acara tersebut.

Kudus- Pada hari jumat, 10 Desember 2021, prodi PBSI FKIP Universitas Muria Kudus melakukan studi banding ke prodi Diksasindo FIB Universitas Brawijaya, Malang. Studi banding ini terkait dengan kegiatan yang ada di prodi Diksasindo Universitas Brawijaya untuk meningkatkan proses pembelajaran menjadi lebih efisien, lebih bermakna dan memiliki luaran disetiap mata kuliahnya. Sistem itu harus ringkas dan memberikan kemudahan bagi mahasiswa dalam proses pembelajaran, seperti di PBSI yang nantinya kurikulum dan mata kuliah yang ada difokuskan untuk menghasilkan luaran-luaran disetiap perkuliahan.

Dosen PBSI UMK bertemu dengan dosen Diksasindo UB, sedangkan perwakilan mahasiswa PBSI UMK dan Diksasindo UB saling berbagi pengalaman dan pandangan mengenai program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di gazebo Universitas Brawijaya. Tidak hanya itu, perwakilan mahasiswa dari masing-masing Universitas juga saling menampilkan baca puisi karya sendiri maupun karya sastrawan Indonesia lainnya.

Dengan adanya kegiatan studi banding ini, diharapkan hubungan antara prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muria Kudus dan prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Diksasindo) Universitas Brawijaya, Malang semakin sinergis. Diharapkan juga dengan adanya kunjungan ini pengalaman dan pandangan mahasiswa mengenai bahasa dan sastra Indonesia semakin luas, juga diharapkan dapat menghasilkan luaran-luaran dalam setiap perkuliahan.

UMK- Dalam rangka pemutakhiran kurikulum agar sesuai dengan kebutuhan perkembangan zaman dan tuntutan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Prodi PBSI) menggelar tinjauan kurikulum, pada Sabtu (11/11/2021) di ruang VIP, gedung Rektorat lantai I Unversitas Muria Kudus (UMK).

Kegiatan tinjauan kurikulum Prodi PBSI tersebut menghadirkan Prof. Dr. Sarwiji Suwandi, MPd. Selaku ketua Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPMP) Universitas Sebelas Maret (UNS) yang juga menjadi dosen Prodi PBSI UNS.

“Dalam landasan pengembangan kurikulum,  penyusunan, dan pengembangan Kurikulum Perguruan Tinggi (KPT) hendaknya berdasarkan pada pertimbangan yang kuat secara filosofis, psikologis, konseptual, teoretis, historis, dan yuridis,” tutur pria kelahiran Boyolali, 07 April 1962.

Guru besar bidang Pendidikan Bahasa Indonesia UNS tersebut datang ke kampus Universitas Muria Kudus didampingi istri. Beliau disambut ramah oleh Dr. Irfai Fathurrohman, M.Pd. selaku Kaprodi PBSI dan seluruh dosen PBSI UMK.

“Tujuan dilaksanakan tinjauan kurikulum tersebut yaitu untuk mendukung kualitas Prodi PBSI menuju unggul dan mempersiapkan mahasiswa Prodi PBSI menjadi lulusan yang siap untuk bersaing dalam dunia kependidikan dan berwirausaha,” ungkap Irfai.

Ristiyani, M.Pd. selaku moderator acara, membuka kegiatan tersebut dengan lancar. Setelah itu dilanjutkan kegiatan peninjauan kurikulum. Sarwiji memaparkan pentingnya rekontruksi kurikulum. Selain itu beliau juga meninjau kurikulum PBSI UMK, dengan memberikan banyak masukan dan saran.

Mengenai Kurikulum yang sudah diterapkan diharapkan dalam praktik pembelajaran mahasiswa harus bisa mengembangkan teori  dan Praktik. Dalam hal ini mahasiwa harus bisa menyusun strategi sesuai konsep yang akan dilakukan untuk memberikan hasil yang bermanfaat bagi Prodi dan Fakultas.

“Orang akan mengalami perubahan melalui fasilitas yang dia gunakan namun bukan menjadi esensi tapi juga untuk memberikan hasil yang berguna dan bermanfaat,” jelasnya.

Ia menambahkan, “Dalam dimensi kurikulum juga terdapat tujuan tertentu yaitu mengenai rencana (Curriculum Plan) dan pembelajaran (Actual Curriculum) dan pastikan profil lulusan sesuai dengan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dan kebijakan harus mengacu pada CPL.”

Kegiatan tinjauan kurikulum tersebut berlangsung dengan lancar. Setelah acara selesai kemudian dilakukan foto bersama dengan semua dosen PBSI beserta Prof. Darsono, M.Si. selaku Rektor Universitas Muria Kudus.

 

 

 

UMK- Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Prodi PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muria Kudus (UMK) mengadakan sosialisasi Kuliah Kerja Lapangan (KKL) bertempat di ruang seminar gedung J, lantai 5 pada Rabu (10/11) kemarin.

KKL Prodi PBSI rencananya akan dilaksanakan secara Luring ke Bandung, tepatnya ke Prodi PBSI Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. KKL Tersebut rencananya dilaksanakan selama 5 hari mulai Senin (13/12) sampai Jumat (17/12).  Sebelum pelaksanaan KKL dilaksanakan sosialisasi.  Kegiatan sosialisasi  ini diikuti oleh semua mahasiswa PBSI UMK semester 5 dan 7.

 Dengan diadakannya KKL diharapkan mahasiswa dapat mengembangkan keahlian profesi sebagai guru dan tenaga kependidikan yang memiliki nilai, sikap, pengetahuan, wawasan, keterampilan, dan kompetensi akademik sehingga menjadi yang terbaik.

“Mahasiswa dapat mengintegrasikan dan mengimplementasikan ilmu yang telah dikuasainya ke dalam praktik Kuliah Kerja Lapangan. Mahasiswa dapat mengembangkan pemahaman mengenai objek institusi pemerintah atau lembaga pendidikan,” ucap Luthfa Nugraheni, M.Pd. selaku panitia dan juga moderator Sosialisasi KKL.

Kegiatan sosialisasi tersebut membahas tentang rencana KKL yang akan dilaksanakan dengan tujuan di Universitas Pendidikan Indonesia Bandung (UPI Bandung). Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pandangan kepada mahasiswa mengenai tempat,  tujuan, fasilitas, konsumsi, penginapan, dan waktu keberangkatan yang akan dilakukan oleh mahasiswa.

Kemudian dalam kegiatan tersebut juga terdapat sesi diskusi dimana mahasiswa menyampaikan pertanyaan atau pendapat mengenai penjelasan dari pihak Aji Tour (Biro) yang menjadi pemateri.  “Kegiatan sosialisasi ini diharapkan mampu menjadi sarana bagi mahasiswa untuk lebih memahami dan mempersiapkan diri terkait KKL yang akan dilaksanakan,” tutur Lutfa Nugraheni.

Kudus- Dalam rangka menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan yang terbaik, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Prodi PBSI) melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) bertempat di ruang dosen PBSI Universitas Muria Kudus pada Jumat, (19/11/2021).

 Kegiatan Audit Mutu Internal (AMI) kali ini diselenggerakan secara tatap muka oleh Badan Penjaminan Mutu (BPM) yang diikuti oleh seluruh dosen Prodi PBSI. Adapun tim auditor, yang bertugas yaitu Qomaruddin, S.T., M. T. selaku ketua tim, dengan 2 (dua) anggota, yaitu Nova Laili Wisuda, M. Sc. dan Zamrud Mirah Delima, S.E., M.Si., Akt.

 Dalam pelaksanaanya, kegiatan audit ini mengupas isian AMI dari kriteria pendidikan, kriteria penelitian dan kriteria pengabdian. Tim Auditor juga melakukan pengecekan barang bukti (barbuk) yang sudah disiapkan oleh seluruh anggota kepegawaian PBSI. Program Studi PBSI telah mempersiapkan semaksimal mungkin guna menghadapi AMI tahun 2021 ini, dengan dilihat dari kesiapan Program Studi PBSI dalam menyusun barang bukti setiap kriterianya. Kegiatan audit ini dimanfaatkan oleh Program Studi PBSI untuk mengevaluasi mutu dari program studi sehingga di masa yang akan datang bisa lebih baik.

  “Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia adalah salah satu Prodi termuda di FKIP, untuk harapan kedepannya semoga Prodi PBSI bisa membuka Program S2, dan bisa menjadi salah satu prodi yang unggul”. Tutur Dr. Irfai Fathurrohman, M.Pd. selaku Ketua Prodi PBSI.

  “Kegiatan AMI ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Badan Penjaminan Mutu untuk memastikan pelaksanaan kegiatan di seluruh program studi, khususnya di Prodi PBSI sesuai prosedur dan standar untuk meningkatkan mutu di Program Studi”.

 “Berbeda denga tahun-tahun sebelumnya. tahun ini AMI dilakukan secara tatap muka. Instrumen AMI yang digunakan pada tahun ini menggunakan instrumen dengan beberapa penyesuaian mengenai pertanyaan-pertanyaan yang mengadaptasi pada kriteria mutu”

 “Kegiatan ini dilakukan agar memberikan wawasan dan ilmu untuk kita semua khususnya untuk menjadikan prodi PBSI menjadi prodi yang berkualitas” tutur  Qomaruddin dalam sambutannya.     

 Dihadiri juga oleh Dr. Ahdi Riyono, S.S., M.Hum. selaku Wakil Dekan III FKIP, hasil dari AMI ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi, sehingga seluruh program studi di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan   terutama PBSI mampu melakukan Tridharma Perguruan Tinggi dengan lebih baik, dan mampu meraih akreditasi unggul.

UMK- Ideologi bisa dikatakan sebagai kumpulan konsep bersistem yang dijadikan asas pendapat (kejadian) yang memberikan arah dan tujuan untuk kelangsungan hidup. Dalam memahami teks, teks baru mempunyai makna ketika dipandang sebagai situs dan institusi ideologi. Hal ini dimungkinkan karena struktur teks bersifat dinamis. Strukturasi teks merupakan bagian dari strukturasi yang lebih luas, yaitu masyarakat.

Pernyataaan tersebut disampaikan oleh Dr.  Sutji Harijanti, M.Pd.  selaku narasumber Webinar Sastra bertema “Ideologi dalam Teks Novel” yang diselenggaraan oleh Himpunan  Sarjana Kesusastraan Indonesia (HISKI) Komisariat Universitas Muria Kudus (UMK) bekerjasa sama dengan Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Prodi PBSI)  secara daring melalui Zoom pada  Rabu (10/11/2021) malam.

Sutji panggilan akrabnya, merupakan dosen Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) dan juga  aktif sebagai narasumber di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) dan Badan Bahasa.

Acara yang dimoderatori oleh Dr. Irfai Fathurrohman, M.Pd.  terlihat gayeng dan menarik. Selain menjadi moderator beliau juga menjabat sebagai Ketua Prodi PBSI UMK.  

Acara tersebut dihadiri oleh banyak peserta termasuk mahasiswa PBSI UMK. Tak hanya Mahasiswa, Webinar Sastra  juga di hadiri oleh Dr. Moh. Kanzunnudin. M.Pd. selaku Ketua Hiski Komisariat UMK dan beberapa dosen yang terlibat.

 “Kegiatan ini bertujuan untuk memasyarakatkan sastra, bukan berarti masyarakat tidak mengetahuinya namun agar ilmu-ilmu sastra minimal sedikit banyak diketahui sehingga ilmu-ilmu sastra tidak hanya di menara gading atau institusi pendidikan namun masyarakat juga harus mengetahuinya,” jelas Kanzunnudin.

 

“Kebudayaan dikembangkan tidak hanya dari kota-kota besar, tokoh-tokoh besar, namun juga bergerak di daerah-daerah kecil yang memiliki ekosistem dunia literasi seperti Kudus dan Madura”. Tutur Makhfudz Ikhwan dalam Webinar Nasional yang diselenggerakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muria Kudus pada Selasa (9/11/2021).

Webinar yang diselenggarakan daring via Zoom dengan tema “ Eksistensi Sastra dalam Dunia Literasi” tersebut mengundang narasumber Makhfudz Ikhwan. Seorang penulis muda  sekaligus juara pertama sayembara novel Dewan Kesenian Jakarta 2014 dengan judul “Kambing dan Hujan: Sebuah Roman”, dan penerima penghargaan Kusala Sastra Khatulistiwa Kategori Prosa tahun 2017 atas karyanya yang berjudul Dawuk: Kisah Kelabu dari Rumbuk Randu.

Makhfudz Ikhwan juga menjelaskan masih dalam webinar tersebut bahwa “Seorang penulis bisa membangun persepsi, karena seorang pembaca akan mengikuti persepsi yang dibangun penulis. Penulis adalah gerbang dari apa yang dia tulis”.

Dimoderatori oleh Ahmad Syaifuddin (Runner up Duta Genre Kabupaten Jepara 2021),  mahasiswa PBSI tampak antusias mengikuti webinar tersebut. Webinar diikuti oleh seluruh mahasiswa Prodi PBSI semester 1, 3, 5 dan 7, juga dihadiri oleh Drs. Sucipto, M.Pd., Kons. (Dekan FKIP UMK), Dr. Irfai Fathurrohman, M.Pd. (Ketua Prodi PBSI) dan sebagian dosen PBSI.

Selain membahas sastra dan literasi untuk menambah wawasan mahasiswa, acara juga diselingi penampilan tari kretek dari mahasiswa PBSI sebagai upaya untuk  melestarikan kesenian lokal.

Subcategories

Page 2 of 5